Komparasi Biaya Service All New Suzuki Ertiga 2020 dengan Rival Low MPV di Indonesia

Segini Biaya Perawatan Antara All New Suzuki Ertiga 2020 Dengan Mobil Sekelasnya

Biaya perawatan menjadi salah satu pos yang cukup besar dalam kepemilikan mobil selain dari biaya bahan bakar. Meski demikian, biaya perawatan mobil sebenarnya mengikuti besaran pengerjaan dan parts yang harus mendapatkan pergantian, sehingga biaya yang dikeluarkan pasti akan berbeda-beda.

Biasanya masing-masing produsen selalu memberikan gratis biaya perawatan pada bulan pertama atau 1.000 km, dan memasuki service kedua baru pemilik akan mengeluarkan biaya akibat pergantian parts seperti filter oli serta pergantian oli.

Dari perhitungan yang dirilis oleh masing-masing pemegang merek atau APM biaya perawatan pada tahun pertama bisa dibilang cukup murah, begitu beranjak ke tahun dua budget perawatan pun menjadi sedikit membengkak. Pasalnya pada tahun kedua atau setelah 40.000 km, mulai banyak pergantian parts seperti pergantian filter oli, busi, filter udara, oil gasket, oli mesin, minyak rem, engine coolant dan oli transmisi, tak ketinggalan kampas rem serta ban.

Biaya Perawatan All New Suzuki Ertiga 2020

Biaya Perbaikan All New Suzuki Ertiga 2020 berkisar Rp 1.5 juta per tahun

Sebagai produsen dari All New Suzuki Ertiga, PT Suzuki Indomobil Sales mencoba untuk melakukan perhitungan biaya perawatan produknya dalam jangka waktu tertentu. BIasanya biaya perawatan untuk low MPV yang dibanderol mulai dari Rp 224.500.000 hingga Rp 249.000.000 ini dalam skala rata-rata menghabiskan sebesar Rp 1.511.900 per tahun untuk All New Suzuki Ertiga 2020 bertransmisi manual, dan untuk transmisi otomatis sebesar Rp 1.474.000. 

Perhitungan ini berlaku hanya untuk servis berkala diluar dari pergantian kampas rem, kampas kopling serta pergantian ban. Menariknya, biaya perawatan untuk All New Suzuki Ertiga 2020 otomatis lebih murah dari perawatan All New Suzuki Ertiga 2020 versi transmisi manual. Hal ini dikarenakan untuk pergantian oli transmisi otomatis setiap 40.000 km sedangkan untuk oli transmisi manual setiap 20.000 km.

Pada bulan pertama atau 10.000 km pemilik masih belum dikenakan biaya perawatan karena masih masuk kedalam masa garansi APM. Sedangkan memasuki servis ke dua pada 10.000 Km atau dalam waktu 6 bulan, pemilik pun sudah mulai dikenakan biaya Rp 289.500 untuk melakukan pergantian beberapa parts diantaranya filter oli, oil gasket dan oli mesin.

Biaya service terbesar All New Suzuki Ertiga terjadi saat service di 40.000 km

Memasuki servis pada 20.000 km atau 12 bulan, oli transmisi manual sudah harus dilakukan pergantian dengan total biaya mencapai Rp 657.600, sedangkan untuk service All New Suzuki Ertiga 2020 otomatis hanya Rp 411.900. Sedangkan pada bulan ke 18 atau 30.000 km, biaya service All New Suzuki Ertiga 2020 versi transmisi otomatis sebesar Rp 411.900 meliputi pergantian pergantian busi serta filter oli, dan untuk biaya All New Suzuki Ertiga 2020 versi transmisi manual hanya Rp 289.500.

Ketika memasuki bulan ke 24 atau 40.000 km perawatan mobil Low MPV ini mulai terdapat pergantian parts yang cukup banyak, diantaranya filter oli, busi, filter udara, oil gasket, oli mesin, minyak rem, engine coolant dan oli transmisi. Total biaya yang dikeluarkan adalah Rp 947.600 untuk tipe transmisi manual sedangkan untuk transmisi otomatis sebesar Rp 1.061.900 karena harus melakukan pergantian oli gearbox.

Sedangkan servis pada 30 bulan atau telah mencapai masa pemakaian 50.000 km, pengguna mobil hanya perlu melakukan pergantian filter oli, oil gasket dan oli mesin dengan total biaya Rp 289.500 untuk semua tipe All New Suzuki Ertiga 2020.

Biaya Perawatan New Toyota Avanza 2020

Bagaimana biaya perawatan New Toyota Avanza 2020? Ini dia faktanya

Menjadi mobil paling laris di tanah air tentunya berbagai hal ditawarkan oleh Toyota Astra Motor, termasuk biaya perawatan yang diklaim cukup terjangkau dari New Toyota Avanza 2020, baik versi mesin 1.3L maupun 1.5L dengan transmisi otomatis maupun manual.

Memasuki masa kepemilikan setelah mencacai 10.000 km telah mulai memasuki pergantian oli mesin, filter oli, gasket oli, dan balancing roda dengan biaya mencapai Rp 497.000 hanya untuk spare parts, sedangkan jasa servis masih gratis, dimana perhitungan ini untuk New Toyota Avanza 2020 versi transmisi otomatis maupun manual.

Pada interval 40.000 km biaya service-pun mulai beranjak ke angka Rp 1.321.100 dengan pergantian oli mesin, filter oli, gasket oli, balancing roda, minyak rem, filter udara serta pergantian oli transmisi dan oli gardan untuk tipe transmisi manual. Berbeda untuk tipe transmisi otomatis hanya mencapai Rp 1.206.100 karena hanya melakukan pergantian oli gardan.

Biaya service ketika di 80.000 km cukup menyita biaya besar untuk New Toyota Avanza 2020

Memasuki masa ke 60.000 km biaya jasa service mulai dibebankan pada pemilik, dimana biaya service mencapai Rp 1.036.800 meliputi oli mesin, filter oli, gasket oli, serta balancing roda. Sedangkan pada kilometer 70.000 dan 90.000 km, biaya service mencapai Rp 990.900 untuk pembelian spare parts serta jasa servis meliputi pergantian parts berupa oli mesin, filter oli, gasket oli, dan balancing roda yang sama dengan servis di 60.000 km.

Untuk jangka service pada 80.000 km merupakan pengeluaran yang cukup besar dimana pemilik melakukan pergantian oli mesin, filter oli, gasket oli, minyak rem, filter udara, dan balancing roda dimana untuk tipe transmisi otomatis harus mengeluarkan uang Rp 3.686.400 karena ada penambahan penggantian oli transmisi dan oli gardan. Lain halnya dengan New Toyota Avanza 2020 bertransmisi manual yang menghabiskan sebesar Rp 3.436.400, karena oli transmisi manual dan oli gardan juga harus diganti.

Pada saat memasuki 100.000 km biaya yang dikeluarkan tidak jauh berbeda dengan servis di 40.000 km, dengan pergantian parts oli mesin, filter oli, gasket oli, balancing roda dan busi serta total biaya mencapai Rp 1.394.600. Jika di total biaya perawatan hingga 100.00km atau 3 tahun  mencapai Rp 8.025.950 dengan biaya perawatan perbulan Rp 222.943.

Biaya Perawatan Mitsubishi Xpander 2020

Biaya perbaikan Mitsubishi Xpander 2020 terbantu program Pinter Bener

Kemunculan MPV dari Mitsubishi ini cukup membuat pergeseran pasar kendaraan keluarga di Indonesia. Bagaimana tidak, Low MPV ini memiliki model serta harga yang cukup terjangkau mulai dari Rp 215.800.000 hingga Rp 272.100.000 serta mengklaim dengan biaya perawatan paling murah dikelasnya.

Tidak hanya itu dengan program Pinter Bener yang di gunakan oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) membuat biaya kepemilikan dapat ditekan hingga 40% hingga masa kepemilikan di 100.000 km. Namun demikian jika ditotal biaya perawatan tidak termasuk pergantian ban dan kampas rem hanya Rp 5.800.000 saja.

Pada interval awal masa perawatan atau servis mulai dari 10.000 km, 20.000 km, 30.000 km dan 50.000 km, pemilik mobil hanya menanggung biaya pergantian parts seperti oli mesin, filter oli, filter AC, pengecekan busi, pembersihan filter udara, cek air wiper, minyak rem dan air reservoir radiator. Pemilik pun mulai mengeluarkan biaya jasa servis pada masa 60.000 km dengan pergantian berupa oli mesin, filter oli, dan filter AC, dan gasket oli dengan total biaya mencapai Rp 2.120.190. 

Pengeluaran biaya service Mitsubishi Xpander 2020 terbesar ketika memasuki 100.000 km

Memasuki 70.000 km, pengguna Mitsubishi Xpander 2020 kembali melakukan perawatan dengan pergantian berupa oli mesin, gasket oli, filter AC, dan filter oli. Pada masa ini akan sama dengan masa service di 90.000 km dengan total biaya sebesar Rp 1.207.910. Akan tetapi sebelum masa 90.000 km, dimana pada service 80.000 km untuk Mitsubishi Xpander bertransmisi otomatis harus melakukan pergantian berupa oli mesin, filter oli, filter AC, gasket oli, filter udara, dan minyak rem dengan total biaya yang dikeluarkan Rp 2.520.760. Sedangkan untuk versi transmisi manual tetap mendapatkan pergantian parts serupa, plus penggantian oli transmisi manual senilai Rp 176.000, sehingga total biaya menjadi Rp 2.784.760.

Masa service 100.000 km menjadi waktunya pengeluaran biaya service mobil yang cukup besar. Pasalnya untuk Mitsubishi Xpander bertransmisi otomatis terdapat pergantian oli transmisi, busi, filter oli, gasket filter, filter AC, dan oli transmisi otomatis dengan biaya mencapai Rp 4.465.010. Sedangkan untuk transmisi manual pada interval kilometer yang sama harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 3.084.510.

Biaya Perawatan Honda Mobilio 2020

Apakah anggapan biaya service Honda Mobilio 2020 mahal itu benar?

Honda menjadi brand dengan image biaya perawatan yang cukup tinggi diantara brand lainya. Namun jika kita coba perhatikan dari perhitungan biaya perawatan Honda Mobilio dengan tipe E-CVT, yang ada ternyata tidak begitu jauh berbeda dengan mobil sekelasnya.

Mulai dari biaya perawatan pada 10.000 km dengan item pergantian oli mesin, ring tap oli sebesar Rp 338.800, kemudian beranjak ke 20.000 km dengan item perawatan oli mesin, ring tap oli dan saringan oli dengan biaya sebesar Rp 379.500.

Pada 30.000 km biaya perawatan pun mulai naik sebesar Rp 860.300 dengan item perawatan berupa oli mesin, ring tap oli, saringan udara, dan biaya jasa. Pada masa kepemilikan 40.000 km, biaya yang dikeluarkan cukup besar karena adanya pergantian oli transmisi CVT dan pergantian parts lain seperti oli mesin, ring tap oli, saringan oli dan busi dengan total biaya mencapai Rp 1.684.000

Biaya service Honda Mobilio 2020 untuk masa kepemilikan 50.000 km mencapai hampir Rp4 jutaan

Sedangkan pada masa kepemilikan 50.000 km biaya perawatan-pun kembali turun sebesar  Rp 711.800 dengan item perawatan oli mesin, ring tap oli, jasa. Dengan demikian total biaya perawatan Honda Mobilio E-CVT dalam masa kepemilikan 50.000 berkisar di angka Rp 3.974.400.

Dari perhitungan biaya perawatan yang diperlukan oleh setiap merek mobil mempunyai variabel yang berbeda. Selain itu pemilik juga akan mendapatkan keuntungan lebih dari promo yang di gelar oleh APM, baik potongan harga hingga gratis biaya perawatan. Nah tinggal mana mobil Low MPV yang Anda rasa biaya perawatannya masih masuk dalam budget Anda? Silakan dipilih secara cermat.

↓ ↓ ↓ Ayok Para Miliuner, Sukai dan Bagikan!

Berita Terbaru

Indonesia Bakal Jadi Negara Penting Bagi Mobil Listrik? Berita
Indonesia Bakal Jadi Negara Penting Bagi Mobil Listrik? Mobil listrik pastinya membutuhkan baterai lithium sebagai unsur utama sumder daya penggeraknya. Walau trend mobil listrik belum heboh, namun menariknya Indonesia disebut punya potensi sebagai produsen baterai lithium yang cukup besar di dunia.Hal itu dikatakan langsung oleh Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada sebuah webinar pada Minggu (28/6) kemarin. Dikutip dari Detik, Luhut mengatakan bahwa Indonesia akan memproduksi baterai lithium pada 2
Melihat Biaya Perawatan Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Mana yang Termurah?
Melihat Biaya Perawatan Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Mana yang Termurah? Toyota Calya dan Daihatsu Sigra merupakan dua mobil yang bermain di segmen yang sama. Sebagai mobil yang diplot sebagai mobil murah ramah lingkungan, keduanya punya banderol yang tidak terlalu mahal. Dan, keduanya merupakan produk kerjasama antara Toyota dan Daihatsu Indonesia dalam program mobil low cost green car (LCGC).Daihatsu Sigra dan Toyota Calya bermain di segmen MPV kecil. Status keduanya sama-sama memiliki panggilan mobil murah sejuta umat. Kami akan mencoba membahas biaya perawat
Komparasi Spesifikasi Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga, Mana yang Lebih Baik?
Komparasi Spesifikasi Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga, Mana yang Lebih Baik? Berbicara mengenai mobil keluarga atau MPV, rasanya ada dua mobil yang patut masuk ke dalam daftar pembelian. Keduanya adalah Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga. Kedua mobil ini bisa menjadi alternatif lain bagi mereka yang bosan dengan mobil keluarga seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.Suzuki Ertiga punya harga Rp205 juta tipe terendah hingga Rp249 juta untuk tipe tertinggi. Sedangkan Honda Mobilio memiliki banderol Rp203 juta tipe terendah dan Rp259 juta tipe tertingginya. Kedua mo
Melihat Biaya Servis Toyota Agya dan Honda Brio, Mana yang Lebih Mahal?
Melihat Biaya Servis Toyota Agya dan Honda Brio, Mana yang Lebih Mahal? Mobil berukuran kecil dan kompak di Indonesia lebih memiliki banyak peminat. Hal tersebut dikarenakan mobilitas masyarakatnya yang tinggi dan jalanan yang kerap macet menjadi alasan utama. Alasan lain adalah, konsumsi bahan bakar dari mobil berukuran kecil juga terpantau sangat irit. Sehingga bisa memangkas pengeluaran. Toyota Agya dan Honda Brio menjadi dua mobil yang cukup laris di Indonesia. Keduanya merupakan pesaing terdekat untuk segmen mobil hatchback berukuran kecil dan kompak di Indones
Komparasi Spesifikasi Renault Triber Melawan Datsun Cross
Komparasi Spesifikasi Renault Triber Melawan Datsun Cross Renault Triber merupakan sebuah mobil baru yang cukup menarik. Dengan range harga Rp 166,9 juta hingga Rp 184,9 juta, Triber harusnya bisa mengganggu model LCGC maupun low hatchback seperti Datsun Cross.Triber sendiri saat ini tercatat sebagai mobil merek Eropa paling murah yang dijual di Indonesia. Triber sendiri masuk ke Tanah Air dengan status impor utuh (CBU) dari pabrik Renault di India.Mobil ini secara kapasitas, mampu untuk mengangkut 7 orang penumpang. Namun seolah membaca tren dan

Lebih

Rekomendasi Mobil

Terbaru Populer
Mazda CX 8
Rp 664,80 - 746,80 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Mercedes-Benz A-Class Sedan
Rp 899,00 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Toyota Avanza
Rp 191,10 - 221,25 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Honda Brio
Rp 147,00 - 199,50 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Toyota Kijang Innova
Rp 312,05 - 414,75 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Honda Jazz
Rp 249,50 - 292,50 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Honda Civic
Rp 527,90 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Toyota Agya
Rp 138,20 - 158,60 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Nissan Livina
Rp 205,30 - 269,10 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik
Honda Mobilio
Rp 203,00 - 258,50 TBC Juta
Dapatkan Harga Terbaik